Search
Search

Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM Sertifikasi Halal

  • Home
  • Berita
  • MUI Dukung Penuh LPPOM dalam Menjaga Integritas Halal Nasional
MUI Dukung Penuh LPPOM dalam Menjaga Integritas Halal Nasional

MUI menegaskan dukungannya terhadap LPPOM sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas halal nasional melalui audit halal yang profesional dan kredibel. Dukungan itu kembali ditegaskan dalam Festival Syawal LPPOM untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.

Peran Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM semakin vital di tengah pesatnya perkembangan industri makanan dan minuman. Inovasi produk yang kian beragam, termasuk penggunaan berbagai bahan tambahan seperti perisa sintetis, menghadirkan tantangan baru dalam menjaga kehalalan. Dalam situasi ini, dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi fondasi penting untuk memperkuat peran LPPOM sebagai garda terdepan dalam sistem jaminan halal di Indonesia.

Dalam acara Puncak Festival Syawal LPPOM 1447 H yang digelar pada 30 April 2026 di Menara Peninsula Hotel, Jakarta, Wakil Ketua Umum MUI, K.H. M. Cholil Nafis, menyampaikan bahwa perkembangan produk makanan dan minuman saat ini semakin pesat dan beragam. Inovasi dalam produk olahan, termasuk penggunaan berbagai perisa sintetis, menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kehalalan produk. Hal ini menegaskan bahwa tugas LPPOM tidak hanya semakin kompleks, tetapi juga semakin strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan kepastian halal.

Dalam konteks tersebut, beliau menegaskan bahwa kepastian halal tidak dapat dilepaskan dari proses audit yang ketat dan komprehensif. Di sinilah LPPOM memainkan peran sentral melalui mekanisme audit yang terstruktur dan profesional. Sementara itu, penetapan kehalalan tetap menjadi kewenangan ulama, yang dijalankan melalui mekanisme yang kredibel dan akuntabel, serta dilakukan dalam sinergi bersama pemerintah. Kombinasi antara audit teknis oleh LPPOM dan penetapan fatwa oleh ulama menjadi pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem halal.

Lebih jauh, dukungan MUI terhadap LPPOM juga dilandasi oleh pandangan strategis mengenai peran ulama dalam kehidupan bernegara. K.H. M. Cholil Nafis menekankan pentingnya peran ulama dalam kehidupan bernegara. Menurutnya, negara yang berjalan tanpa nilai-nilai agama berisiko kehilangan arah, termasuk dalam hal kedisiplinan dan integritas. Oleh karena itu, keberadaan LPPOM yang bekerja berdasarkan prinsip syariah menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan nilai-nilai moral.

Peran LPPOM juga semakin krusial ketika menelusuri asal-usul bahan baku dalam produk olahan. Dalam praktiknya, tantangan tidak hanya terletak pada produk akhir, tetapi juga pada rantai pasok yang panjang dan lintas negara. Sebagaimana disampaikan, ketika berbicara tentang produk olahan, kita tidak bisa hanya melihat pada hasil akhirnya. Pertanyaan mendasar yang perlu dijawab adalah: dari mana asal bahan bakunya? Realitasnya, tidak semua produsen bahan olahan berasal dari dalam negeri atau dari kalangan kita sendiri. Banyak di antaranya berasal dari luar, yang tentu membawa tantangan tersendiri dalam memastikan kehalalannya.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, LPPOM dituntut untuk terus memperkuat sistem audit dan ketertelusuran. Oleh karena itu, penting untuk terus mendorong sinergi dalam pengembangan industri bahan olahan halal. Jika upaya ini dapat dilakukan secara konsisten, maka bukan hanya jaminan halal yang terjaga, tetapi juga kemandirian umat yang dapat semakin diperkuat. Dukungan MUI menjadi energi penting bagi LPPOM untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalitasnya.

Kegiatan Festival Syawal yang diselenggarakan LPPOM juga menjadi bukti nyata bagaimana lembaga ini berperan sebagai simpul kolaborasi nasional. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti Festival Syawal yang diselenggarakan LPPOM ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi tersebut. Kehadiran pemerintah, ulama, pelaku usaha, dan masyarakat dalam satu forum mencerminkan sinergi yang diharapkan dapat terus mendorong penguatan ekosistem halal di Indonesia.

Momentum ini tidak hanya mempertemukan para pemangku kepentingan, tetapi juga mempertegas arah pengembangan industri halal ke depan. Lebih dari sekadar sertifikasi, yang ingin dibangun adalah pergerakan ekonomi umat yang berlandaskan prinsip kehalalan dan keberkahan. Inilah yang menjadi semangat dalam rangkaian kegiatan hingga puncak Festival Syawal.

Sebagai penutup, dukungan MUI terhadap LPPOM ditegaskan secara eksplisit. “Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung profesionalitas LPPOM beserta seluruh tim di dalamnya. Dengan dedikasi dan integritas, LPPOM diharapkan senantiasa menjadi garda terdepan dalam memastikan kehalalan produk, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.”

Menutup sambutannya, beliau berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata dalam membangun industri halal yang kuat, berintegritas, berdaya saing global, membangun bangsa dan negara. Dukungan yang konsisten dari MUI ini menjadi sinyal kuat bahwa LPPOM tidak hanya bekerja sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem besar yang saling menguatkan demi terwujudnya industri halal Indonesia yang unggul. (YN / ZUL)

//
Assalamu'alaikum, Selamat datang di pelayanan Customer Care LPPOM
👋 Apa ada yang bisa kami bantu?