Parsel adalah salah satu bentuk hadiah yang sering diberikan saat momen spesial seperti Lebaran atau Idul Fitri. Ia menjadi simbol kebersamaan dan ungkapan syukur. Namun, sudahkah kita memastikan bahwa parsel yang kita pilih benar-benar halal?
Hari Raya Idul Fitri atau juga umum dengan istilah Lebaran merupakan momen istimewa yang dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, Idul Fitri menjadi waktu penuh kebahagiaan dan berbagi.
Salah satu tradisi khas di Indonesia adalah pemberian parsel. Parsel Lebaran tidak hanya memiliki nilai estetika dalam penyajiannya, tetapi juga mencerminkan kasih sayang dan perhatian terhadap orang-orang terdekat. Dalam Islam, konsep saling memberi hadiah dianjurkan karena dapat mempererat hubungan dan menumbuhkan kasih sayang di antara sesama.
Ada banyak hadis yang menganjurkanmemberi hadiah untuk kerabat, antara lain: “Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, no. 594, dan Ahmad, no. 19021, dishahihkan Al-Albani).
Sebagai umat Muslim, memilih parsel yang halal bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap penerima. Oleh karena itu, aspek kehalalan harus menjadi perhatian utama.
Manager Halal Auditor Management LPPOM, Ade Suherman, S.Si, menjelaskan bahwa produk halal tidak hanya berasal dari bahan yang halal, tetapi juga harus diperlakukan dan disimpan dengan cara yang sesuai dengan prinsip halal.
“Pastikan produk dalam parsel tidak terkontaminasi dengan benda haram dan najis dengan mengetahui proses pembuatan, pengemasan, dan penyimpanan produk, baik isian parsel maupun setelah menjadi parsel,” ujar Ade.
Selain itu, aspek thayyib juga harus diperhatikan. Hal ini mencakup faktor keamanan dan kebersihan produk dalam parsel. Salah satu hal yang sering luput dari perhatian adalah tanggal kedaluwarsa produk dalam parsel. Karenanya, penting untuk memastikan bahwa produk dalam parsel masih layak konsumsi dan tidak membahayakan kesehatan penerima.
Agar tidak salah dalam memilih parsel Lebaran, berikut beberapa tips yang disampaikan oleh Ade Suherman.
- Pastikan isian parsel memiliki sertifikat halal BPJPH
Pilihlah parsel yang berisi produk-produk yang sudah memiliki sertifikat halal. Dengan begitu, kita dapat memastikan bahwa semua isian parsel telah memenuhi standar kehalalan.
- Perhatikan kualitas dan tanggal kedaluwarsa produk
Pastikan produk yang ada dalam parsel masih dalam kondisi baik dan memiliki masa berlaku yang cukup lama. Jangan ragu untuk menanyakan atau mengecek langsung tanggal kedaluwarsa produk sebelum membeli.
- Sesuaikan jenis parsel dengan kebutuhan penerima
Ada berbagai jenis parsel yang bisa dipilih, seperti parsel makanan dan minuman, parsel kecantikan, atau parsel perlengkapan rumah tangga. Pilihlah sesuai dengan selera dan kebutuhan penerima agar hadiah lebih bermanfaat.
- Periksa informasi di label produk
Selain halal, penting juga untuk memeriksa apakah ada bahan-bahan yang dapat menimbulkan alergi atau membahayakan kesehatan penerima. Label pada produk dapat memberikan informasi penting mengenai komposisi bahan yang digunakan.
- Pilih penjual yang terpercaya
Membeli parsel dari toko retail yang sudah dikenal kredibilitasnya dalam menyediakan produk halal menjadi langkah bijak. Hindari membeli parsel dari sumber yang tidak jelas asal-usul produknya. Memilih parsel halal bukan hanya tentang apa yang kita berikan, tetapi juga bagaimana kita memberikan sesuatu yang benar-benar bernilai, baik di mata manusia maupun di sisi Allah. Jadi, pastikan parsel yang Anda pilih benar-benar halal, aman, dan penuh makna bagi penerimanya. Selamat memilih parsel dan selamat berbagi kebahagiaan dengan keberkahan di Hari Raya Idul Fitri! (ZUL)
Sumber : Jurnal Halal 172 | LPH LPPOM Sertifikasi Halal