Search
Search

Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM Sertifikasi Halal

  • Home
  • Berita
  • LPPOM Siap Dukung MEGA HALAL Bangkok 2026, Perkuat Jejaring Industri Halal Indonesia ke Pasar Global 
LPPOM Siap Dukung MEGA HALAL Bangkok 2026, Perkuat Jejaring Industri Halal Indonesia ke Pasar Global

MEGA HALAL Bangkok 2026 menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperluas pasar dan memperkuat posisi di industri halal global. Dalam ajang ini, LPPOM hadir mendukung peningkatan daya saing serta kredibilitas produk halal nasional di panggung internasional.

Upaya memperkuat konektivitas industri halal kawasan kembali bergulir. COMASIA LIMITED bersama SHAPERS founder dan developer Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) menggelar seminar spesial MEGA HALAL Bangkok 2026 pada 11 Februari 2026 di Jakarta. Kegiatan strategis ini dirancang untuk memperkenalkan ajang pameran halal berskala internasional tersebut kepada ekosistem industri halal Indonesia, sekaligus mendorong pelaku usaha nasional berpartisipasi sebagai exhibitor dan memperluas akses pasar global.

Seminar ini menjadi momentum penting bagi Indonesia sebagai salah satu pemain utama industri halal dunia. Dari perspektif LPPOM, kehadiran dalam forum ini bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat daya saing produk halal Indonesia di panggung internasional.

MEGA HALAL Bangkok 2026 akan diselenggarakan untuk kedua kalinya pada 15–17 Juli 2026 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), pusat konvensi prestisius yang terletak di jantung kota Bangkok, Thailand. Posisi strategis lokasi tersebut dinilai menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat Bangkok selama ini dikenal sebagai salah satu hub perdagangan dan pariwisata utama di kawasan Asia Tenggara.

Dilansir dari siaran pers resmi Comasia Limited., Pimpinan Comasia dalam sambutannya menegaskan bahwa MEGA HALAL Bangkok 2026 dirancang untuk mengoptimalkan keunggulan kompetitif Thailand, mulai dari logistik, infrastruktur pariwisata, hingga basis produk halal yang terus berkembang. “MEGA HALAL Bangkok 2026 dirancang untuk mengoptimalkan keunggulan kompetitif Thailand mulai dari logistik, infrastruktur pariwisata, hingga basis produk Halal yang terus berkembang menjadi pertumbuhan ekspor berkelanjutan dan peningkatan investasi bagi UMKM,” ujarnya.

Data yang dipaparkan menunjukkan kesiapan Thailand sebagai tuan rumah. Saat ini terdapat lebih dari 160.000 produk bersertifikat halal, 3.500 lebih restoran halal, 27 penerbangan langsung harian dari Timur Tengah, serta lebih dari 300 hotel premium ramah Muslim. Infrastruktur tersebut menjadikan Bangkok sebagai salah satu gerbang strategis menuju pasar 2 miliar konsumen Muslim dunia.

Director Comasia Limited, Mr. Peter Cheung, menyampaikan optimisme terhadap keterlibatan Indonesia. “MEGA HALAL Bangkok 2026 akan menjadi jembatan strategis bagi produk Indonesia untuk menembus pasar lintas negara dan memasuki pasar Muslim Asia yang mencapai 1,17 miliar jiwa. Kami memproyeksikan lebih dari 400 exhibitor serta 15.000 pengunjung internasional pada penyelenggaraan mendatang,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari SHAPERS. Dato’ Mohd Shukri Abdullah, Founder MIHAS dan Lead Strategist keterlibatan SHAPERS, menekankan bahwa Thailand memiliki kombinasi sumber daya, infrastruktur, dan dukungan institusional untuk menjadi “Halal Kitchen of the World.” Menurutnya, kolaborasi lintas negara akan mempercepat standardisasi, konektivitas komersial, serta kesiapan ekspor ribuan UMKM.

Bagi LPPOM, forum ini membuka ruang strategis untuk memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem halal regional dan global. Sebagai lembaga pemeriksa halal yang telah berpengalaman mendampingi pelaku usaha lintas sektor, LPPOM memandang partisipasi dalam MEGA HALAL Bangkok 2026 sebagai bagian dari diplomasi industri halal Indonesia.

Raafqi Ranasasmita, M.Biomed., Vice President Corporate Secretary LPPOM, menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. “Kami melihat MEGA HALAL Bangkok 2026 sebagai peluang strategis untuk memperluas eksposur produk halal Indonesia di pasar internasional. LPPOM mendukung penuh partisipasi pelaku industri halal nasional dalam ajang ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem halal global. Bukan hanya sebagai peserta, kehadiran Indonesia sebagai mitra strategis yang membawa standar, kualitas, dan kredibilitas halal yang telah terbangun,” ujarnya.

Menurut Raafqi, industri halal saat ini tidak lagi semata berbicara soal sertifikasi, melainkan juga soal daya saing, kepercayaan pasar, dan keberlanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi lintas negara seperti MEGA HALAL Bangkok menjadi platform penting untuk mempertemukan regulator, lembaga sertifikasi, pelaku usaha, hingga buyer internasional dalam satu ekosistem terintegrasi.

Dari sudut pandang LPPOM, penguatan jejaring global akan berdampak langsung pada peningkatan literasi halal, harmonisasi standar, serta percepatan akses pasar bagi UMKM Indonesia. Apalagi, Indonesia memiliki potensi besar baik dari sisi populasi Muslim, kapasitas produksi, maupun inovasi produk halal yang terus berkembang.

Dengan proyeksi ratusan exhibitor dan puluhan ribu pengunjung internasional, MEGA HALAL Bangkok 2026 diperkirakan menjadi salah satu agenda penting dalam kalender industri halal kawasan. Bagi Indonesia, momentum ini bukan hanya tentang memperluas pasar, tetapi juga mempertegas posisi sebagai pemain kunci dalam rantai nilai halal global. Melalui kolaborasi, standardisasi, dan diplomasi industri yang berkelanjutan, LPPOM optimistis produk halal Indonesia mampu bersaing dan menjadi pilihan utama di pasar dunia. MEGA HALAL Bangkok 2026 pun menjadi langkah konkret menuju visi besar tersebut membangun konektivitas, memperluas jejaring, dan memperkuat ekosistem halal lintas negara. (YN)

//
Assalamu'alaikum, Selamat datang di pelayanan Customer Care LPPOM
👋 Apa ada yang bisa kami bantu?