Sebanyak 197 pelajar dari berbagai wilayah Kepulauan Riau (Kepri) mengikuti babak penyisihan regional Gen Halal Championship 2026 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Tidak hanya berasal dari kawasan perkotaan, para peserta juga datang dari wilayah kepulauan hingga daerah yang secara geografis berada jauh dari pusat perkotaan.
Babak penyisihan regional Kepri yang digelar di SMAN 3 Batam tersebut diikuti 168 peserta secara langsung. Sementara itu, 29 peserta lainnya dari Kota Tanjungpinang, Kabupaten Lingga, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna mengikuti kompetisi secara daring.
Keberagaman asal peserta menjadi salah satu warna dalam pelaksanaan Gen Halal Championship 2026 di Kepri. Jarak geografis dan karakteristik wilayah kepulauan tidak menghalangi para pelajar untuk mengikuti kompetisi sekaligus memperluas pengetahuan tentang halal.
Bagi para peserta, Gen Halal Championship bukan sekadar ajang untuk menguji kemampuan. Kompetisi ini juga menjadi kesempatan untuk mengenal konsep halal secara lebih dekat dan memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Direktur LPPOM Kepulauan Riau, Khairuddin Nasution, B.Ac., S.E., mengatakan Gen Halal Championship merupakan kompetisi yang telah diselenggarakan LPPOM selama beberapa tahun dan hadir dengan konsep serta identitas baru melalui rebranding pada 2025.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai halal sekaligus memperkenalkan ekosistem halal dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan pelajar.
“Kompetisi ini sangat bermanfaat bagi anak muda karena dapat menambah pengetahuan tentang halal. Tahun lalu juga ada finalis dari Batam yang berhasil sampai ke Bogor. Harapannya, tahun ini semakin banyak peserta dari Batam maupun kota dan kabupaten lainnya di Kepulauan Riau yang dapat lolos hingga grand final,” jelas Khairuddin.
Ia menambahkan, antusiasme menjadi modal awal bagi peserta untuk mengikuti kompetisi. Namun, untuk dapat melangkah ke tahap berikutnya, peserta perlu mempersiapkan diri dan memperdalam pengetahuan mengenai halal.
“Anak-anak harus bersungguh-sungguh mengikuti kompetisi ini. Jangan hanya menganggap sebagai perlombaan, tetapi jadikan sebagai kesempatan untuk belajar dan menambah wawasan. Karena pengetahuan tentang halal akan menjadi bekal bagi mereka, bukan hanya selama mengikuti kompetisi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Dari Sekolah hingga Pulau-Pulau Terluar
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah Kepri menunjukkan bahwa edukasi halal tidak hanya tumbuh di pusat-pusat perkotaan. Peserta dari Batam, Tanjungpinang, Lingga, Kepulauan Anambas, hingga Natuna turut menjadi bagian dari kompetisi nasional tersebut.
Bagi wilayah seperti Kepri yang terdiri atas banyak pulau, penyelenggaraan kompetisi dengan dukungan keikutsertaan secara daring juga membuka ruang yang lebih luas bagi pelajar untuk berpartisipasi. Dengan demikian, kesempatan untuk belajar dan berkompetisi tidak sepenuhnya dibatasi oleh jarak geografis.
Perwakilan SMAN 3 Batam, Zulkifli, M.Pd., menyampaikan rasa bangga karena sekolahnya dipercaya menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan babak penyisihan Gen Halal Championship 2026.
Menurutnya, kehadiran kompetisi tersebut memberikan pengalaman positif bagi siswa sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat edukasi halal di lingkungan sekolah.
“Kami merasa sangat bangga dan terhormat SMAN 3 Batam dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan Gen Halal Championship 2026. Harapan kami, Gen Halal dapat terus menjadi program unggulan yang mampu mendorong kesadaran halal di berbagai lapisan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda,” terang Zulkifli.
Ia berharap semakin banyak pelajar dari Kepri yang mampu melanjutkan perjuangan hingga semifinal dan grand final.
“Kami tentu berharap ada siswa dari SMAN 3 Batam yang bisa melaju hingga grand final dan membawa nama baik sekolah serta Kepulauan Riau di tingkat nasional,” tuturnya.
Bagian dari Kompetisi Nasional
Keikutsertaan 197 pelajar Kepri merupakan bagian dari rangkaian Gen Halal Championship 2026 yang diikuti 4.525 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk peserta dari Tsukuba, Jepang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 300 peserta terbaik akan mendapatkan kesempatan melanjutkan perjuangan ke babak semifinal.
Bagi pelajar Kepri, keikutsertaan dalam kompetisi ini bukan hanya tentang mengejar prestasi. Lebih jauh, mereka membawa semangat daerah masing-masing untuk menunjukkan bahwa potensi generasi muda dapat tumbuh dari berbagai penjuru wilayah Indonesia.
Gen Halal Championship 2026 merupakan kompetisi nasional yang diselenggarakan LPPOM bagi pelajar SMA, SMK, MA, dan sederajat. Memasuki tahun kedua atau Season 2, kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai halal sekaligus mengasah pengetahuan, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan karakter.
Mengusung tema “Explore, Compete, Inspire”, Gen Halal Championship 2026 dikemas melalui rangkaian kegiatan yang mencakup webinar, seleksi berjenjang, hingga grand final. Kompetisi ini juga terbuka secara gratis bagi pelajar.
Lebih dari sekadar mencari pemenang, Gen Halal Championship diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk membangun pemahaman mengenai halal secara lebih luas dan aplikatif.
Dari Batam hingga Natuna, keikutsertaan para pelajar Kepri menunjukkan bahwa semangat belajar tentang halal dapat tumbuh melintasi batas geografis. Dari ruang kelas hingga pulau-pulau terluar, generasi muda Kepri kini memiliki kesempatan untuk belajar, berkompetisi, dan membawa semangat daerahnya menuju panggung nasional. (ZUL)