Semangat generasi muda Nusa Tenggara Barat untuk mengenal dan memahami dunia halal semakin terlihat melalui pelaksanaan babak penyisihan regional Gen Halal Championship 2026. Sebanyak 334 siswa dari Provinsi Nusa Tenggara Barat antusias mengikuti kompetisi untuk memperebutkan kesempatan melaju ke babak semifinal tingkat nasional.
Babak penyisihan regional Nusa Tenggara Barat digelar pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di SMAIT Anak Sholeh Mataram. Sebanyak 71 siswa yang berasal dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat mengikuti kompetisi secara luring dari lokasi pelaksanaan. Sementara itu, 263 peserta lainnya yang berasal dari Bima dan Sumbawa mengikuti babak penyisihan secara daring dari wilayah masing-masing.
Gen Halal Championship 2026 yang diselenggarakan LPPOM ini tidak sekadar menjadi ajang adu pengetahuan. Kompetisi tersebut menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal konsep halal secara lebih luas, sekaligus menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menerapkan nilai-nilai halal dalam kehidupan sehari-hari.
Direktur LPPOM Nusa Tenggara Barat, Ferry Zulaikha Muslim, S.T, menyampaikan bahwa Gen Halal Championship 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat ekosistem halal melalui peningkatan literasi generasi muda.
“Melalui program ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya peduli terhadap nilai-nilai halal, tetapi juga mampu menjadi bagian dari ekosistem halal dan menjadi duta halal bagi lingkungan sekitar,” ujar Ferry.
Menurutnya, pemahaman mengenai halal perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Generasi muda tidak cukup hanya mengetahui konsep halal dari sisi konsumsi, tetapi juga perlu memahami bagaimana nilai halal berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan, termasuk produk, proses, industri, hingga perkembangan ekonomi halal.
“Generasi muda memiliki peran strategis dalam keberlanjutan ekosistem halal di masa depan. Karena itu, literasi halal perlu dibangun dengan pendekatan yang dekat dengan mereka, salah satunya melalui kompetisi yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan seperti Gen Halal Championship,” tambahnya.
Antusiasme peserta juga mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SMAIT Anak Sholeh Mataram, Yuvita Nurma Yuliana, S.Si, menyambut baik pelaksanaan babak penyisihan Gen Halal Championship 2026 di sekolahnya.
Menurut Yuvita, keikutsertaan dalam kompetisi ini memberikan pengalaman yang berharga bagi siswa. Selain menambah pengetahuan dan pemahaman tentang halal, kegiatan tersebut juga mendorong siswa untuk berani berkompetisi, mengembangkan potensi, dan belajar dari pengalaman baru.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena siswa tidak hanya belajar tentang konsep halal, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menguji pengetahuan, berpikir kritis, berkompetisi secara sehat, dan mengembangkan kepercayaan diri. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka,” ungkap Yuvita.
Pihaknya berharap Gen Halal Championship dapat menjadi wadah yang konsisten untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi generasi muda. “Kami berharap kompetisi ini dapat melahirkan generasi unggul yang memiliki pengetahuan luas, karakter yang baik, serta kepedulian terhadap nilai-nilai halal. Semoga para siswa dapat membawa pengalaman dari kompetisi ini ke lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” lanjutnya.
Dari total 4.525 peserta yang mengikuti tahap awal secara nasional, sebanyak 300 siswa akan terpilih untuk melaju ke babak semifinal. Harapan besar pun disematkan kepada para peserta asal Nusa Tenggara Barat agar mampu menunjukkan kemampuan terbaik, terus melaju hingga grand final dalam ajang Gen Halal Championship 2026 tingkat nasional. Semangat, dedikasi, dan kepedulian mereka terhadap literasi halal menjadi modal penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas serta mampu berkontribusi dalam penguatan ekosistem halal Indonesia.
Gen Halal Championship 2026 merupakan kompetisi nasional yang diselenggarakan LPPOM bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat di seluruh Indonesia dan kini memasuki tahun kedua atau Season 2. Ajang ini menjadi wadah edukasi sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk mengenal dan memahami nilai-nilai halal sejak dini, sekaligus mengasah pengetahuan, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan karakter. Melalui rangkaian kegiatan yang mencakup webinar, seleksi berjenjang, hingga grand final, peserta diajak memahami konsep halal secara lebih luas, kreatif, dan aplikatif.
Sebagai pionir sertifikasi halal sejak 1989, LPPOM terus berkomitmen mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, kritis, dan berintegritas dalam menghadapi perkembangan industri halal, baik di tingkat nasional maupun global. Mengusung tema “Explore, Compete, Inspire”, Gen Halal Championship 2026 hadir sebagai ajang kompetisi yang dapat diikuti secara gratis sekaligus menjadi momentum untuk menemukan dan mengembangkan talenta muda yang berpotensi menjadi bagian dari penggerak ekosistem halal Indonesia menuju pusat industri halal dunia. (ZUL)