Artikel & Berita Halal

Merawat Harapan di Tengah Duka, LPPOM Hadir untuk Warga Flores

Muhamad Zulkifly
Muhamad Zulkifly

Di tengah duka yang masih menyelimuti Flores, LPPOM hadir membawa kepedulian dan harapan bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan disalurkan kepada 144 kepala keluarga di lima kabupaten sebagai wujud solidaritas dan pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit.

Di tengah duka yang masih menyelimuti Flores, LPPOM hadir membawa kepedulian dan harapan bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan disalurkan kepada 144 kepala keluarga di lima kabupaten sebagai wujud solidaritas dan pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit.

Bencana dapat mengubah kehidupan dalam sekejap. Rumah yang sebelumnya menjadi tempat berkumpul bersama keluarga, aktivitas sehari-hari, hingga rasa aman yang selama ini melekat, dapat berubah setelah bencana melanda. Itulah yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang masih menjalani proses pemulihan setelah bencana yang terjadi di wilayah tersebut.

Di tengah duka dan berbagai keterbatasan, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka juga membutuhkan dukungan, penguatan, dan keyakinan bahwa masih ada banyak pihak yang peduli dan berjalan bersama mereka.

Semangat itulah yang kemudian mendorong keluarga besar LPPOM untuk hadir. Melalui kepedulian yang dihimpun dari keluarga besar LPPOM, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada 144 kepala keluarga (KK) terdampak bencana, termasuk 10 KK keluarga besar LPPOM NTT yang berada di Posko Mandiri dan wilayah sekitarnya. Bantuan kemanusiaan itu disampaikan dalam kurun waktu 4 hari, tepatnya 29 Agustus – 2 September 2026.

Bantuan tersebut menjangkau masyarakat di lima kabupaten, yakni Kabupaten Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, dan Manggarai. Penyaluran dilakukan melalui sejumlah Posko Mandiri warga yang menjadi tempat masyarakat berkumpul, saling membantu, dan perlahan berusaha kembali menata kehidupan.

VP Corporate Secretary LPPOM, Raafqi Ranansasmita, menyampaikan bahwa kepedulian tersebut merupakan bentuk solidaritas keluarga besar LPPOM kepada masyarakat Flores yang tengah menghadapi masa sulit.

“Kami mungkin tidak bisa menghapus duka dan kesulitan yang dirasakan saudara-saudara kita di Flores, namun kami ingin hadir dan berbagi apa yang kami bisa. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah situasi yang berat, selalu ada tangan yang ingin membantu dan menguatkan,” ujarnya.

Menurut Raafqi, proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan dukungan berkelanjutan. Bantuan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menjadi bagian dari semangat masyarakat Flores untuk terus bangkit. “Kami percaya, dalam situasi seperti ini, gotong royong dan kepedulian adalah kekuatan yang sangat berarti,” tuturnya.

Kehadiran LPPOM di tengah masyarakat kemudian diwujudkan melalui penyaluran bantuan yang dilakukan oleh LPPOM Provinsi NTT. Tidak sekadar menyerahkan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan warga, mendengarkan kondisi mereka, serta menyampaikan dukungan moril.

Saat menyerahkan bantuan kepada warga, Direktur LPPOM Provinsi NTT, Dr. H. Khalid K. Moenardy, M.Si., turut menyampaikan belasungkawa dan penguatan. “Kami, keluarga besar LPPOM, menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh warga terdampak di Flores. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kekuatan, ketabahan, dan perlindungan. Kami hadir bersama dalam doa dan kepedulian,” ujarnya.

Kehadiran LPPOM di tengah masyarakat Flores juga membawa pesan bahwa kepedulian kemanusiaan melampaui perbedaan agama, suku, maupun latar belakang. Dalam situasi bencana, kemanusiaan menjadi titik temu yang menyatukan setiap insan untuk saling menghargai dan menguatkan. Nilai ini tercermin dari penyampaian pesan penguatan dengan menghormati keyakinan masing-masing warga.

Kepada warga Muslim, Dr. Khalid mengutip Q.S. Al-Insyirah ayat 5, “Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” Sementara kepada warga Kristiani, ia menyampaikan pesan tentang keyakinan bahwa Tuhan senantiasa hadir memberikan kekuatan dan perlindungan di tengah cobaan.

Melalui penyaluran bantuan di lima kabupaten Flores, LPPOM ingin turut menjadi bagian dari perjalanan masyarakat untuk bangkit. Bukan untuk menghapus seluruh duka yang ada, melainkan untuk merawat harapan yang masih tersisa dan menguatkan langkah menuju pemulihan.

Semoga Flores segera pulih. Semoga setiap keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, dan perlindungan. Dan semoga dari tengah duka, tumbuh harapan baru untuk bangkit, menata kembali kehidupan, dan menatap hari esok dengan keyakinan yang lebih kuat. (Syahrul/Ed.YN)

Tags:

Info
LPH
LPPOM MUI
News
Update