Artikel & Berita Halal

Riau Jadi Provinsi dengan Antusiasme Tertinggi, 1.806 Pelajar Ikuti Gen Halal Championship

Muhamad Zulkifly
Muhamad Zulkifly

Sebanyak 1.806 pelajar dari berbagai wilayah di Riau memeriahkan babak penyisihan regional Gen Halal Championship pada 29-30 Agustus 2026. Mereka berasal dari Kota Pekanbaru, Dumai, Kabupaten Siak, Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, dan Bengkalis. Tingginya partisipasi ini menjadi gambaran kuatnya minat generasi muda Riau untuk mengenal, memahami, dan turut mengambil bagian dalam perkembangan ekosistem halal.

Antusiasme tersebut menjadi bagian dari komitmen LPPOM dalam memperkuat edukasi dan literasi halal di kalangan generasi muda. Melalui Gen Halal Championship 2026, para pelajar tidak hanya diajak menguji pengetahuan, tetapi juga mengenal lebih jauh bagaimana prinsip halal hadir dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan.

Babak penyisihan regional Riau dilaksanakan di tiga lokasi secara luring, yakni MAN 2 Pekanbaru, SMA Sains Tahfiz Islamic Center Siak, dan SMAN 1 Pangkalan Kerinci. Sebanyak 1.742 peserta mengikuti kompetisi secara langsung. Dengan rincian, 573 peserta mengikuti penyisihan di MAN 2 Pekanbaru, 298 peserta di SMA Sains Tahfiz Islamic Center Siak, dan 871 peserta di SMAN 1 Pangkalan Kerinci. Sementara itu, 64 peserta lainnya yang berasal dari Kota Dumai serta Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, dan Bengkalis mengikuti babak penyisihan secara daring.

Tingginya jumlah peserta dari Riau mendapat apresiasi dari Direktur Utama LPPOM, Ir. Muti Arintawati, M.Si. Pihaknya menyebut, dari total 4.525 peserta yang mendaftar Gen Halal Championship 2026 secara nasional, sebanyak 1.806 peserta berasal dari Provinsi Riau. Menurutnya, jumlah tersebut menunjukkan besarnya antusiasme generasi muda Riau terhadap isu dan pengetahuan halal.

“Dari 4.525 orang peserta yang mendaftar Gen Halal Championship 2026, sebanyak 1.806 di antaranya berasal dari Provinsi Riau. Ini menunjukkan bahwa antusiasme generasi muda terhadap isu halal sangat besar di daerah ini,” ungkap Muti.

Atas capaian tersebut, Muti menyampaikan apresiasi kepada tim LPPOM Riau yang telah bekerja keras melakukan sosialisasi dan menjangkau sekolah-sekolah di berbagai penjuru Provinsi Riau. Apresiasi serupa juga disampaikan kepada para kepala sekolah dan guru yang telah memberikan ruang serta memfasilitasi para siswa untuk mengikuti Gen Halal Championship 2026.

“Dukungan Bapak dan Ibu sangat berarti dalam membuka ruang bagi anak-anak untuk bereksplorasi, belajar, dan berprestasi di luar kelas. Pemahaman tentang halal juga dapat membuka wawasan mengenai masa depan,” tuturnya.

Muti menambahkan, industri halal membutuhkan beragam profesi, mulai dari ilmuwan, auditor, ahli teknologi, pelaku bisnis, profesional di bidang keuangan, hingga pengusaha. Karena itu, menurutnya, belajar mengenai halal sejak dini dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk mengenali berbagai pilihan karier dan peluang di industri halal pada masa mendatang.

Bangun Kesadaran Halal Sejak Muda

Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur LPPOM Riau, Dr. H. T. Abu Hanifah, M.Si, menegaskan bahwa peran LPPOM tidak hanya terbatas pada pemeriksaan dan sertifikasi halal. Edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran halal.

“Sebagai anak muda, penting sekali mengetahui tentang halal. Betapa banyak orang yang masih belum mendapatkan ilmu ini agar tersadar bahwa jangan sampai diri kita, teman, dan orang tua selalu mengonsumsi yang syubhat dan haram. Dengan pengetahuan yang kita miliki, kita bisa saling mengingatkan,” ujar Abu.

Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai penyambung informasi mengenai halal di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh melalui Gen Halal Championship diharapkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat diterapkan dan dibagikan kembali kepada lingkungan sekitar.

Antusiasme yang sama terlihat di MAN 2 Pekanbaru. Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana MAN 2 Pekanbaru, Marzuki, M.Pd, menyampaikan kebanggaannya karena sekolah tersebut dipercaya menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan babak penyisihan Gen Halal Championship 2026.

“Harapan kami kegiatan seperti Gen Halal Championship ini tetap terus berlangsung. Edukasi tentang ekosistem halal adalah investasi masa depan. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menambah wawasan, mengembangkan kemampuan, sekaligus memahami pentingnya halal dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Marzuki.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Sains Tahfiz Islamic Center Siak, Drs. H. Nursya, menyambut baik pelaksanaan kompetisi tersebut di sekolahnya. Ia menilai keterlibatan pelajar dalam edukasi halal dapat mendorong mereka menjadi bagian dari generasi yang turut menyebarluaskan pengetahuan mengenai halal.

“Tentunya anak muda menjadi role model yang dapat menyampaikan dakwah dan syiar halal. Ini merupakan amal jariyah yang besar dan dapat menjadi bekal di akhirat, karena kita menyampaikan ilmu tentang halal kepada lingkungan sekitar,” terangnya.

Di sisi lain, salah satu peserta dari MAN 3 Pekanbaru, Siti Rumaisha, mengungkapkan rasa gugup saat mengikuti babak penyisihan tahun ini. Menurutnya, suasana kompetisi secara langsung terasa berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yang Ia ikuti secara daring.

“Awalnya saya merasa gugup dan sedikit takut karena tahun lalu kami mengikuti penyisihan Gen Halal Championship secara online. Tahun ini suasananya berbeda karena bertemu langsung dengan peserta lainnya. Tapi saya senang bisa mengikuti kompetisi ini dan berharap bisa memberikan hasil yang terbaik,” ungkap Siti.

Dari Riau, Tumbuh Semangat Generasi Halal

Keikutsertaan 1.806 pelajar Riau menjadi bagian dari rangkaian Gen Halal Championship 2026 yang diikuti 4.525 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk peserta dari Tsukuba, Jepang. Dari seluruh peserta tersebut, sebanyak 300 peserta terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan perjuangan ke babak semifinal.

Memasuki tahun kedua atau Season 2, Gen Halal Championship 2026 menjadi wadah bagi pelajar SMA, SMK, MA, dan sederajat untuk mengenal nilai-nilai halal sekaligus mengasah pengetahuan, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan karakter. Mengusung tema “Explore, Compete, Inspire”, kompetisi ini dikemas melalui rangkaian kegiatan yang mencakup webinar, seleksi berjenjang, hingga grand final. Kompetisi juga terbuka secara gratis bagi para pelajar.

Lebih dari sekadar mencari pemenang, Gen Halal Championship diharapkan menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk memahami halal secara lebih luas dan aplikatif. Melalui kompetisi, peserta tidak hanya ditantang menguji pengetahuan, tetapi juga diajak melihat bagaimana prinsip halal berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, pilihan konsumsi, perkembangan teknologi, bisnis, hingga peluang industri di masa depan.

Di Riau, semangat itu tumbuh dari ribuan pelajar yang datang dari berbagai penjuru daerah. Mereka bertemu dalam satu ruang yang sama untuk belajar, berkompetisi, dan membawa pulang pengetahuan baru tentang halal.

Dari Riau, semangat generasi halal terus tumbuh. Dari kompetisi, lahir generasi yang tidak hanya berani berprestasi, tetapi juga siap menjadi bagian dari ekosistem halal Indonesia di masa depan. (ZUL)

Tags:

Info
LPPOM MUI
News
Update