Awas, Hindari Kosmetik Haram dan Najis

2021-11-04 10:56:14

Kosmetik yang menempel di wajah dan bagian tubuh yang lain berpengaruh terhadap syarat sahnya shalat, yaitu suci dari najis.


Jangan sembarangan memilih Kosmetik, karena masih banyak jenis dan merek Kosmetik yang belum bersertifikat halal MUI. Terutama produk Kosmetik impor. Demikian ditegaskan Ketua Majelis Ulama Indonesia, Drs. K.H. Sholahuddin Al Aiyub, M.Si dalam kajian Jumat di hadapan jajaran karyawan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), beberapa waktu lalu.


Menurut Kiai Aiyub, Kosmetik memang berbeda dengan makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh. Akan tetapi, Kosmetik yang menempel di wajah dan bagian tubuh yang lain, tentu berpengaruh terhadap syarat sahnya shalat, yaitu suci dari najis.


Oleh karena itu, setiap muslim yang hendak melaksanakan ibadah shalat, maka harus dipastikan bahwa tidak ada lagi najis, baik di badan, pakaian, maupun tempat shalat.


Sepanjang tahun ini, sampai dengan September 2021, data LPPOM MUI menyebutkan bahwa sejumlah 16.844 produk kosmetik halal dengan 418 sertifikat halal dari 210 perusahaan beredar di Indonesia.


Seorang muslimah dianjurkan untuk senantiasa memilih Kosmetik yang suci dan halal serta menghindari penggunaan produk Kosmetik yang haram dan najis. Pastikan bahwa Kosmetik yang digunakan adalah Kosmetik yang sudah memiliki sertifikat halal.


Yuk, kenali bahan-bahan Kosmetik yang wajib dicermati titik kritis keharamannya.


Lemak

Lemak dan turunannya (gliserin, gms, cetyl alc, stearic acid, stearyl acid, palmitate acid, dll) banyak digunakan sebagai pembuatan lipstik, sabun, krim dan lotion. Bahan-bahan ini dapat berasal dari lemak hewan. Bicara tentang hewan, tentu ada hewan haram atau najis, ada pula yang halal dan disembelih sesuai syariat Islam.


Kolagen dan Elastin

Kolagen dan elastin berguna untuk menjaga kelenturan kulit. Zat yang sering digunakan untuk produk pelembab ini merupakan jaringan yang bisa berasal dari hewan.


Ekstrak Plasenta dan Amnion (Cairan Ketuban)

Plasenta dan amnion, yang terutama digunakan untuk peremajaan kulit, dapat diperoleh dari hewan, bahkan manusia.


Vitamin

Dalam vitamin untuk Kosmetik, salah satu zat yang perlu diperhatikan adalah penstabil karena ada yang berasal dari hewan.


Asam Alfa Hidroksi (AHA)

AHA sangat berguna untuk mengurangi keriput dan memperbaiki tekstur kulit sehingga kulit menjadi halus dan kenyal. Salah satu senyawa AHA yaitu asam laktat, dalam pembuatannya bisa menggunakan media yang berasal dari hewan.


Hormon

Hormon estrogen, ekstrak timus dan melantonin adalah contoh hormon yang berasal dari hewan dan dapat digunakan untuk Kosmetik. (FM)

Artikel Terbaru Lainnya

INDEX ARTIKEL

Jakarta Sekretariat LPPOM MUI

Bogor Global Halal Centre

-->